Friday, May 16, 2014

(Brave Woman from Chinese) Grandma (66) Hold Grandson to School So Far 8 Miles



                                            
                                       Grandmother was walking while holding his grandson, Fang


Always love gave birth to amazing things , which makes most of us in awe of the greatness of the power contained in love .

A 66-year-old grandmother, delivering daily handicapped grandson to school as far as four miles (round-trip) every day by way of holding his granddaughter .

Not on the road and a large flat , but along the path around the mountain, with the geographical conditions and the decline in suburban areas uphill Yibin , Szechuan province . China. Tirelessly grandmother , her granddaughter while holding down a path around the mountain . And , they were never late for school .

It began, when Fang Qiu May born with abnormal foot conditions. Fang makes it difficult to stand up, to stand the Fang feel pain. Fang is only able to stand a few minutes with the help of crutches, or a wooden stick. Under these conditions, Fang found it difficult to walk and always needed help to move .

When Fang was two years old , his parents divorced, his father left home and his mother remarried. Then Fang handed over to his grandparents. But unfortunately, the condition is also ailing grandfather. As a result, grandfather and Fang Fang 's own, highly dependent on the grandmother .

So that Fang was not late for school, grandma usually wake up at five, and prepare everything that is needed for Fang and her return trip.

Then began the journey as far as two kilometers it is by holding Fang, along the path on the mountain road. Everything is done in order to see his grandchildren as well as studying children's peer Fang .

Walk as far as 4 miles on mountain roads uneven would be a very laborious task, even for healthy young man though. Especially if it has to be done by a grandmother who was aged 66 years. Not to mention , he also had to carry Fang, who weighs about 80 pounds, and not including the weight of the girl's school bag .

The grandmother apparently been doing the routine for the last five years, so if he counted so far have traveled more than 8000 miles.

Fortunately, after they published a story to the media, local government has moved the family to a place near the school Fang. They also prepared a wheelchair for Fang, so she has more freedom of movement, without having to continue to rely on his grandmother . The government has also asked local medical institutions to see if there is hope to be able to walk again Fang.

Source : Iskandar Zulkarnain the narrated in kompasiana

Another Story ...
(Brave Women From the island of Bali, Indonesia) Grandma Fatma, Nail Collector Road (Brave Women of Sumatra, Indonesia) Ompu Mariana, Walking Kilometers Dozens Hawking Snacks Grandma Seeker Firewood

Ciri-ciri Penipuan Online, Mengenali Karakter Toko dan Penipu online




Semakin majunya dunia teknologi, terutama internet dan dunia online, membuat sesuatu menjadi sangat cepat. Dengan internet kita dapat mengetahui berita atau kejadian-kejadian yang terjadi di belahan dunia lain, beberapa detik atau menit yang lalu.

 



Internet bisa juga menjadi tempat untuk mencari berbagai sumber referensi-referensi yang dibutuhkan. Jadi tidak perlu repot lagi kita pergi ke perpustakaan, mencari buku referensi yang dicari, lalu membuka-buka lembaran dan membaca isinya, lalu kemudian mencatat dan menulis kembali referensi yang dibutuhkan. Sungguh merepotkan, dari segi waktu dan tenaga, merugikan.

Dengan internet, referensi-referensi yang kita butuhkan kemungkinan besar dapat kita temukan melalui pencarian-pencarian kontent situs-situs terkenal. Seperti google, yahoo atau situs-situs pencarian terkenal lainnya.   

Setelah referensi yang kita butuhkan ditemukan. Maka kita dapat menyalin atau mencopy paste artikel referensi tersebut, jadi tidak repot lagi kita mencatat atau menulis ulang.

Internet juga berfungsi sebagai media sosial, yakni media untuk saling mengenal dan berteman, saling berbagi cerita, saling berbagi pengalaman, dan fungsi sosialnya, melalui situs-situs yang secara khusus telah difungsikan sebagai media sosial. Ini sesuai dengan karakter manusia yang dikatakan sebagai makhluk sosial, makhluk yang saling memerlukan makhluk lainnya.

Internet bagaikan sebilah pisau dapur. Dia bisa berguna jika digunakan sebagai fungsinya yang positif, yakni digunakan untuk keperluan memasak. Seperti memotong sayur-sayuran, memotong ikan, dan lain-lain. Namun, pisau dapur bisa menjadi alat yang mematikan, jika digunakan untuk melukai orang lain.

 


Selain berfungsi positif, seperti media sosial, media informasi, media bisnis online dan fungsi positif lainya, ternyata internet bisa juga berfungsi negatif. Seperti pembullyan lewat internet, maraknya berita-berita fitnah yang mengkresditkan seseorang atau lembaga, virus-virus internet, hacker-hacker nakal, berbagai penipuan online dan fungsi negatif lainnya. Dan yang lagi marak adalah penipuan lewat internet atau penipuan online.
   
Pastilah kita pernah dengar berita, baik itu anda sendiri, keluarga terdekat, teman atau kenalan yang pernah kena tipu lewat pembelian online. Barang yang kita pesan sudah ditransfer uangnya, namun barang tersebut tidak sampai-sampai atau tidak dikirim ke alamat pemesan.

Apabila itu sungguh merugikan bagi yang tertipu. Merugikan dari segi harta, karena uang kita hilang. Merugikan dari segi waktu, karena kita harus menghubungi atau sms si penipu berkali-kali, menanyakan mengapa barang yang dipesan belum sampai. Merugikan dari segi perasaan. Hati mangkel, jengkel dan marah kepada penipu, juga marah kepada diri sendiri, mengapa sampai tertipu.

Dengan merangkum segala yang pengalaman orang-orang yang tertipu dan referensi lainnya, kita akan bahas Ciri-ciri Penipuan online dan Mengenali Karakter Penipunya.

Ciri-ciri penipuan dan karakter penipu melalui online internet, yakni :

Hati-hati dengan situs-situs yang terlihat resmi, namun sebenarnya abal-abal. Situs-situs tersebut menjual barang-barang elektronika, utamanya handphone dan gadget mahal.

Sebelum kita memutuskan untuk membeli sebuah barang elektronika dari sebuah situs yang dilihat, maka kenali betul-betul situsnya, biasanya ada beberapa ciri tertentu yang mengindikasikan bahwa ini situs milik penipu.

Ciri-cirinya saya tulis dalam bentuk ke"Hati-hatian"an :

1. Hati-hati terhadap situs bisnis online yang menggunakan blog gratisan dan penampilan blognya terlihat sangat menarik. Penampilan menarik untuk memikat pembelinya. Menggunakan blog gratisan, karena mudah mengaksesnya. Memang tidak semua penjual online yang menggunakan situs blog penipu. Namun, kita wajib berhati-hati.

2. Hati-hati terhadap barang-barang yang ditawarkan harganya sangat murah dari harga resmi atau pasarannya. Di atas 25 % murahnya, bahkan 50 %, dari harga pasaran atau resminya. Misalkan, harga sebuah gadget 2 juta harga pasarannya, ditawarkan dengan harga 1,5 juta atau lebih murah lagi.

3. Hati-hati berikutnya, adalah biasanya di situs penjualnya tertulis data pengiriman, no resi pengiriman, bukti pengiriman-pengiriman barang oleh penjual. Inilah yang patut diamati dan diwaspadai! Perhatikan tanggal pengiriman, pengirim dan penerimanya. Biasanya jika si penjual penipu, ia akan memberikan data resi pengiriman yang lama, yakni resi setahun atau dua tahun yang lalu. Tidak memberikan data, resi pengiriman yang baru, seperti seminggu atau sebulan yang lalu.

4. Hati-hati lainnya. Terhadap penjual yang menawarkan barangnya di situs resmi jual barang baru-bekas, ada beberapa point yang diperhatikan. Yakni, si penjual sudah terverifikasi atau belum. Maka usahakan bertransaksi yang telah terverifikasi. Itu pun anda harus hati-hati, karena beberapa kali kita dengar, penipuan yang dilakukan oleh akun terverifikasi di situs resmi toko jual-beli online.

 


5. Hati-hati dengan penjual yang tidak mau menerima jasa rekber. Pembayaran dengan menggunakan cara rekening bersama. Rekening bersama adalah sebuah jasa keuangan yang menjadi media penghubung, untuk membantu penjual dan pembeli terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Kalau si penjual penipu, tentulah ia menolak jasa rekber. Tentang rekber, bisa dicari keterangannya di artikel-artikel yang membahas khusus tentang rekber tersebut.

6. Puncak kehati-hatian, supaya kita terhindar dari penipuan. Maka moto, "ada barang, ada uang" harus anda terapkan. Usahakan bertemu dengan penjual, setelah deal harga, baru dibayar. Seperti moto jual-beli online resmi "cash on delivery" dan "klik ketemuan deal".

Terakhir, sebelum anda memutuskan mentransfer sejumlah uang, untuk membeli sebuah barang lewat online, maka sebaiknya anda sejenak mengunjungi situs stoppenipuan.com dimana di situs itu diberikan informasi toko-toko penipu online, nomor-nomor rekening penipunya, nomor seluler para penipu, dan cerita-cerita pengalaman orang-orang yang pernah tertipu.

Itulah sedikit tips dari saya, semoga bermamfaat.

Wednesday, May 14, 2014

Tak Sadar Kita Selalu Melihat Keburukan Orang





Ada istilah nasehat yang berbunyi, "Gajah di pelupuk mata tak terlihat, semut di seberang lautan nampak jelas terlihat".

Istilah tersebut bermakna, terkadang atau bahkan sering kita melihat atau membicarakan kejelekan dan keburukan orang lain. Tanpa disadari, bahwa kejelekan dan keburukan kita lebih banyak dari orang lain yang kita perhatikan atau perbincangkan tersebut.

 
***

Coba perhatikan kisah anekdot berikut ...

Dipagi hari yang cerah terjadi perbincangan ringan sepasang suami isteri.

Isteri : "Pa, sudah beberapa hari ini Mama lihat, jemuran tetangga kita itu, nampak masih kotor ya"

Suami : "Masa sih, Ma?"

Isteri : " Iya, Pa. Coba deh, Papa lihat!"

Suami : " Iya juga ya. Kotor."

Keesokan harinya, ketika menengok ke jendela kamar lagi, si isteri dengan keheranan kembali berbicara kepada suaminya.

Isteri : " Pa..Pa.., Pagi ini kulihat jemuran tetangga kita nampak bersih ya."

Suami : " Oh, Iya Ma. Benar."

Isteri : "Apa Papa yang memberi tahu ke tetangga kita itu, supaya mencucinya sampai bersih?"

Suami : "Tidak, Ma. Cuma kemaren sore, kaca jendela kita ini, telah Papa cuci sampai bersih, hingga nampak kinclong."

Isteri : " Lho...lho...., Apa hubungannya kaca jendela dengan jemuran tetangga kita Pa?"

Suami : "Gara-gara kaca jendela kita kotor inilah, makanya cucian tetangga yang sebenarnya bersih, jadi nampak kotor."

 



                                                                             ***

Mudah-mudahan kita semua dapat mengambil dari kisah di atas. Artinya, terkadang kita susah sekali melihat atau menerima kebaikan orang lain atau kita selalu melihat orang lain terlihat jelek atau buruk terus. Padahal yang kotor tersebut itu adalah hati kita. Hati kita yang kotor susah melihat sisi kebaikan seseorang. Sejelek-jelek seseorang, niscaya memiliki kebaikan.

Semoga kita dapat membersihkan hati kita, sehingga dengan hati yang bersih, kita dapat melihat hal-hal baik dari seseorang yang paling benci atau tidak disukai sekalipun.

Tuesday, May 13, 2014

Sari Kurma, Alternatif Pengganti Buah Kurma, Sebagai Solusi Pengobatan Maag Akut



Seperti ulasan saya kemaren, tentang pengobatan atau solusi penyakit maag dengan buah kurma, maka tulisan ini ada kaitan dan hubungannya.


Biasanya, susah juga mencari buah kurma, karena kita mesti ke pasar tradisional dan mendatangi pedagang yang khusus menjual barang-barang timur-tengah, di antaranya menjual berbagai jenis kurma.

                                                           Pedagang kurma di pasar



Ada sedikit problem jika hendak menggunakan buah kurma sebagai solusi pengobatan maag akut. Selain harus susah-payah pergi berjejal ke dalam pasar, juga biasanya ada sebagian orang malas untuk mengonsumsi langsung buah kurma. Malas mengunyah.

Dan bila itu terjadi, solusi penggantinya adalah sari kurma. Sekarang sudah ada produk pabrik dalam negeri yang mengolah buah kurma menjadi sari kurma. Sudah berbentuk jelly. Kurma yang digunakan biasanya adalah kurma-kurma pilihan dari timur-tengah.

Sari kurma adalah kurma yang bijinya telah dibuang dan dibersihkan sampai bersih betul, kemudian dengan teknik dan tahapan proses-proses tertentu, sesuai standar pembuatan makanan dan minuman yang baik dan hiegienes, sampai akhirnya berbentuk jelly, yang siap dikonsumsi.


                                                         
                                                    Kurma yang telah diproses menjadi jelly



Biasanya, sari kurma dapat ditemukan di toko-toko menjual khusus herbal atau di toko obat dan apotik-apotik terkemuka di kota anda.

Cara solusi pengobatan maag akut dengan sari kurma, mirip buah kurma seperti apa yang tulis kemaren. Di konsumsi malam hari dan satu jam sebelum sarapan/makan pagi.

Dua sendok makan sari kurma dicampur dengan 1/2 segelas air (100ml), diaduk sampai tercampur rata dengan air, baru diminum. Gelas yang digunakan adalah gelas kecil (200ml).

Komsumsi sari kurma teratur, sabar dan tanpa terputus meminumnya, insya Allah dalam tempo 3 bulan, maag akut anda akan mengalami perubahan yang lebih baik. Lambung anda akan berfungsi normal.

Demikian info herbal dari saya, insya Allah bermamfaat. Terima kasih.

                                                   
                                                     Berikut produk sari kurma yang dijual 
   



Monday, May 12, 2014

Maag Akut Selalu Menyerang. Jangan Khawatir! Buah Kurma Solusinya



Semua orang pasti pernah merasakan yang namanya penyakit maag. Penyakit yang menyerang organ dalam perut, yakni lambung. Gejalanya, rasa perih di perut dan ulu hati, yang bisa disertai mual-mual bahkan muntah-muntah, yang disebabkan meningkatnya asam lambung.

Kalau tahap yang sangat akut, maka penyakit maag bisa menyebabkan gejala hebat lainnya seperti sakit kepala hebat atau nyeri yang hebat di bagian perut, sehingga badan tidak bisa bergerak, karena saking sakitnya.


Penyebab penyakit maag, biasanya pola hidup penderita yang tidak teratur. Terutama pola makannya. Seperti sering terlambat makan. Atau sering mengkonsumsi makanan yang bisa memicu asam lambung. Seperti makanan atau minuman yang terlalu asam atau terlalu pedas.

Pengobatannya? Mudah-mudahan yang saya infokan ini membantu. Ternyata, kurma mampu memperbaiki fungsi lambung yang terganggu akibat maag. Enzym-enzym bermamfaat di kurma mampu menutup atau menambal lubang-lubang/borok-borok di lambung.

Caranya, konsumsi kurma di malam hari sebelum tidur dan pagi hari 1 jam sebelum sarapan. Mengkonsumsinya dalam hitungan ganjil seperti 3, 5 atau 7. Kurma dikunyah perlahan dan agak lama, sampai benar-benar hancur di mulut, baru ditelan.

Konsumsi teratur selama 3 bulan lebih, atau selama dirasakan gejala-gejala maag yang biasa menyerang hilang.

Kurma yang digunakan adalah kurma yang berkualitas di atas harga 50 ribu/ kilo. Biasanya banyak ditemukan di penjual yang khusus menjual barang-barang timur tengah.

Itulah info herbal dari saya semoga bermamfaat.




Sunday, May 11, 2014

cerita Anak Inspirasi, Raisa dan Rusa

Sudah lama saya ingin menulis di komunitas blog. Selama ini saya aktif menulis di blog keroyokan kompasiana milik kompas dengan akun Ferry Abu Qaswa. Tulisan  pertama di blog baru saya ini, sebuah cerita inspiratif berjudul Raisa dan Rusa, selamat menikmati.
***
“Tok Tok Tok”
“Assalamu’alaikum.”
Raisa yang baru pulang dari sekolah mengetuk pintu 3 kali dan mengucap salam di depan pintu.
“Wa’alaikum salam. Ehh, Putri Bunda yang paling manis sudah pulang.” Sahut salam Bunda membuka pintu. Memuji putri kesayangannya tersebut.
Masuk ke dalam rumah, segera Raisa melepas kaos kaki dan sepatu. Memasukkan kaos kakinya ke dalam lubang sepatu. Kemudian meletakkan kedua sepatu yang berwarna hitam itu ke dalam lemari sepatu.
Segera Raisa masuk ke kamarnya. Menggantung tas sekolahnya yang berwarna merah muda di gantungan yang terletak di dinding kamar. Mengganti pakaian seragam sekolah dengan pakaian sehari-hari. Rutinitas harian yang selalu dikerjakan, Raisa setiap pulang sekolah.
Raisa tidak menyadari bahwa sedari tadi Bundanya memperhatikannya terus. Mengikutinya sampai ke dalam kamar. Ada aneh dan janggal yang dilihat Bunda. Wajah Raisa berbeda dari biasanya. Raisa yang biasa ceria dan selalu tersenyum, hari ini wajahnya terlihat manyun dan sedikit ditekuk. Ada nada kesedihan di wajah tersebut.
“Kok wajahnya cemberut?” Selidik Bunda.
“Heheeeeeeeehe huk huk huk.” Raisa tidak menjawab, hanya tangis sedihnya yang terdengar. Memeluk bundanya dengan erat. Bunda biarkan Raisa menangis dalam pelukannya. Biarkan sesaat Raisa menumpahkan air matanya.
“Cup cup cup. Ada apa sayang?” Setelah tangis Raisa reda, Bunda berusaha menenangkan dan bertanya lembut sesuatu yang membuat Raisa bersedih. Bunda mengusap lembut rambut Raisa yang panjang.
“Bu Aida, Bun. Bu Aida tidak adil. Bu Aida pilih kasih.” Kata Raisa, suaranya masih sengau disebabkan tangisnya tadi.
“Bu Aida tidak adil? Pilih kasih? Tidak Adil dan pilih kasih apanya?” Tanya Bunda.
“Ya, Bu Aida tidak memilih saya sebagai wakil lomba baca puisi antar SD yang sebentar lagi dilaksanakan. Bu Aida malah memilih Ningrum dan Amel. Padahal aku lebih baik dari mereka berdua.” Raisa menumpahkan kekesalannya. Menjelaskan kesedihannya.
“Pasti ada alasan tertentu. Mengapa Bu Aida memilih Ningrum dan Amel dibanding kamu?”
“Gak ada alasan itu, Bun. Raisa. lebih baik dari mereka. Seharusnya Raisa yang terpilih. Setiap tahun sejak kelas 2, 3 dan 4, Raisya yang selalu terpilih menjadi wakil lomba baca puisi. Raisa rasa ada sesuatu, sehingga Bu Aida tidak memilih Raisya tahun ini.”
“Tidak boleh menuduh yang bukan-bukan. Pasti Bu Aida memiliki alasan, sehingga kamu tidak terpilih tahun ini.” Kata Bunda lembut.
“Raisya kesel dan mangkel, Bun. Raisa malu.” Raisa masih tidak menerima keputusan Bu Aida.
“Kok malu? Apa yang harus Raisa malukan? Raisa tidak mencuri atau menipu. Kalau Raisa mencuri atau menipu, baru Raisa malu. Seharusnya Raisa berbesar hati. Bahwa ada yang lebih baik dari Raisa. Emang apa sebabnya sih? Raisa ngotot banget pengen terpilih jadi wakil lomba baca puisi?” Selidik Bunda.
“Raisa malu, Bun. Raisa sudah ngomong sama teman-teman di kelas 5A dan kelas 5B, bahwa Raisa-lah yang akan mewakili lomba baca puisi untuk anak-anak kelas 5. Saat seleksi diadakan, kenyataannya Raisa tidak terpilih. Raisa jadi geer.”
“Masya Allah, Raisa. Berani-beraninya Raisa memastikan sesuatu yang belum pasti terjadi. Itu namanya sombong. Bukankah kita pernah dengar ceramah Ustad Maulana yang menyampaikan sabda Rasulullah, bahwa tidak akan masuk surga manusia yang ada di hatinya ada kesombongan sebesar debu.”
“Maafin Raisa, Bunda. Raisa khilaf. Raisa ngaku salah.”
“Ya, Bunda, Maafkan. Ke depannya Raisa mesti hati-hati dalam bersikap. Apapun yang telah Allah tetapkan bagi Raisa patut disyukuri. Raisa terpilih atau tidak sebagai wakil lomba baca puisi, harus tetap bersyukur. Jika terpilih bersyukur. Tidak terpilih juga bersyukur. Bila Raisa bersyukur, insya Allah akan Allah tambah kenikmatan itu.” Nasehat Bunda tentang keutamaan bersyukur.
Raisa hanya menggangguk mendengar nasehat Bunda tercintanya.
 “Raisya tahu gak hewan rusa?” Bunda bertanya, membuka topik pembicaraan yang baru.
“Tahu dong, Bunda. Hewan rusa adalah hewan berkaki empat, perawakannya mirip kancil atau kambing, tapi memiliki ciri khas, ada tanduk berbentuk seperti akar pohon di kepalanya.”
“100 untuk putri Bunda yang cerdas dan shalihah. Raisa, mau dengar kisah tentangg rusa yang tidak bersyukur, gak?” Kata Bunda.
“Mau Bunda. Sudah lama Bunda tidak bercerita. Terakhir Bunda bercerita ketika Raisa baru naik kelas 2 SD. Bunda bilang Raisa sudah besar. Gak perlu lagi dibacakan cerita dongeng sebelum tidur.” Jawab Raisa setuju.
Bunda pun mulai bercerita
Ada seekor rusa yang memisahkan diri dari kekawanannya, berjalan menyendiri. Si rusa sedang berada di tepi sungai yang jernih. Saking jernih air sungainya, benda apa saja yang di atas atau sekitar sungai akan membentuk bayangan di sungai. Sungai menjadi cermin bagi benda di sekitarnya. Tampak Si rusa sedang memandang bayangan dirinya di sungai. Memperhatikan seluruh lekuk tubuhnya, dari ujung kaki sampai ujung kepala.

“Ya, Allah. Betapa elok tanduk yang Engkau berikan kepada hamba. Bentuknya sangat indah dan menawan hati.” Gumam si rusa yang sedang mengagumi tanduk di kepalanya.
Usai mengagumi bentuk tanduknya, pandangan si rusa berpindah ke bawah memandang keempat kakinya. Memperhatikan bentuk kakinya.
“Ya. Allah. Sungguh tidak adil Engkau. Hamba yang memiliki tanduk yang indah, sungguh tidak sepadan dengan bentuk kaki hamba yang kecil. Mengapa tidak Engkau ciptakan kaki hamba besar? Supaya tampak serasi dan kelihatan gagah dengan bentuk tanduk yang ada di kepala hamba.” Kata si rusa. Kata-kata yang bernada tidak mensyukuri apa yang telah ditetapkan Allah kepadanya.
Si rusa tidak menyadari sedari tadi ada harimau yang mengikuti dan memperhatikan gerak-geriknya. Berusaha untuk menjadikan si rusa menjadi santapan sang harimau. Mengendap perlahan-lahan sang harimau mendekati si rusa. Berusaha menerkam.
“Jangan makan saya.” Teriak si rusa,s esaat mengetahui sang harimau yang hendak menerkamnya. Si rusa lihat bayangan harimau di sungai. Si rusa meloncat, menghindar dan berlari menjauh dari sang harimau menuju hutan. Harimau yang merasa buruannya terlepas, berusaha mengejar Si Rusa. Terjadi kejar-kejaran antara si rusa dan sang harimau. Namun si rusa unggul. Ia melesat meninggalkan sang harimau.
Merasa telah meninggalkan jauh sang harimau dan juga kelelahan, si rusa pun berhenti sebentar. Beristirahat di tengah hutan.
“Ya. Allah. Baru hamba menyadari mamfaat dari kaki hamba yang kecil ini. Mampu berlari cepat dan lincah mendahului laju sang harimau yang mengejar hamba. Maafkan hamba ya Allah.” Berkata si rusa di dalam hati, menyadari kekeliruannya.
Belum lama si rusa beristirahat. Dari kejauhan terlihat sang harimau sedang berlari hendak kembali menerkam dan menangkap si rusa. Si rusa pun kembali berlari, menjauh dari sang harimau. Kejar-kejaran terjadi lagi.
Sungguh malang, tanduk rusa tersangkut ranting-ranting salah satu pohon di hutan. Lari si rusa pun terhenti. Si rusa berontak, menggoyang-goyangkan kepalanya, berusaha melepaskan tanduknya dari ranting. Namun tidak bisa.
Sang harimau semakin mendekat. Si rusa berusaha lagi melepaskan tanduknya dari ranting. Kembali tidak bisa. Akhirnya pasrah si rusa menerima nasibnya. Sang harimau menyeringai penuh kemenangan. Menerkam dan mencabik-cabik tubuh si rusa dengan kukunya yang tajam. Si rusa pun tewas seketika. Menjadi santapan sang harimau.
 “Kasihan ya si rusa, Bun.” Kata Raisa, usai Bunda menyelesaikan ceritanya.
“Itulah hukum rimba anakku. Yang kuat menindas dan memangsa yang lemah. Apa Raisa bisa mengambil pelajaran dari kisah rusa dan harimau tadi?” Ujar Bunda.
“Gak, Bun.” Raisa menggelengkan kepalanya.
“Baik, Bunda jelaskan. Segala sesuatu yang kita sukai dari apa yang telah ditetapkan Allah di diri kita, belum tentu itu sesuatu yang baik bagi kita. Dan segala sesuatu yang tidak kita sukai dengan apa yang telah ditetapkan Allah di diri kita, belum tentu itu sesuatu yang baik bagi kita.” Kata Bunda.
“Seperti si rusa ya, Bun. Ia tidak menyukai bentuknya kakinya yang kecil, namun kakinya itulah yang membuatnya mampu berlari lincah dan cepat mendahului sang harimau. Tanduk di kepalanya yang ia kagumi dan bangga-banggakan menjadi sesuatu yang mencelakakan bagi si rusa.”
“Benar. 100 lagi buat puteri Bunda yang cerdas. Kisah si rusa dan dengan apa yang tengah di hadapi Raisya tentang wakil baca puisi; Apa ada hubungannya?”
“Oh ya, Benar Bunda. Meski tidak terpilih sebagai wakil baca puisi, mungkin ada hikmah tersembunyi yang Allah berikan kepada Raisya. Terima kasih, Bunda atas nasehatnya. Atas kisah rusanya yang penuh pelajaran.”
“Raisa sudah shalat zuhur?” Tanya Bunda.
“Belum.” Raisa menggelengkan kepala.
“Ayo, shalat zuhur dulu! Bukankah shalat itu tiang agama? Jika kita shalat, berarti kita telah mendirikan tiang agama. Jika kita tidak shalat, maka kita telah meruntuhkan tiang tersebut.”
“Raisa. Shalat dulu ya, Bun! Ambil air wudu. Assalamu’alaikum.”
“Wa’alaikumsalam.”
***